 |
Sponsorship |
|
ALAMAYA
Network
|
ASPnetserver
 |
|
|
Artikel
| Rumah Hutan Milik Perantau Bugis |
|
Oleh
: http://www.MakassarTv.co.id
|
12 October 2009 |
|
Di Jalan Majapahit Denpasar Bali, perantau asal Bugis Mandar, Zaenal Tayyeb, memiliki rumah hutan seluas 2 Ha. Rumah hutan tersebut dibangunnya sebagai konsep mengantisipasi pemanasan global.
Zaenal Tayyeb adalah perantau yang sukses dan dikenal sebagai sosok yang sederhana dengan memliki berbagai usaha utamanya hotel.
Dengan kesuksesannya di berbagai usaha, Zaenal Tayyeb telah mempekerjakan masyarakat yang tergolong miskin. Dengan sosok yang serba sederhana, warga Bugis Makassar di Bali mempertahankannya selama 20 tahun sebagai ketua dewan pimpinan daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.
Zaenal Tayyeb memilih membangun rumah berkonsep rumah dalam hutan yang dilengkapi kolam renang, binatang berupa rusa dan buaya serta beberapa jenis burung.
Menurut Zaenal Tayyeb, hidup di alam lebih. Serta ini sebagai rumah percontohan mengantisipasi pemanasan global yang mengancam keselamatan mahluk hidup. Dengan rumah itu dapat memamncing datangnya burung walet yang dikenal sebagai sumber kekayaan.
Zaenal mengatakan dengan hidup di alam, jiwa dan raga sehat dan kita mampu bekerja selama dua puluh empat jam.
Zaenal juga dikenal sebagai penyabung ayam yang handal.
Hasil kemenangannya dan uang cukai yang di pungut dari peserta dan pengemar di sumbangkannya kepada pembangunan fasilitas sosial seperti jalan desa dan pembangunan sarana lainnya.
Zaenal Tayyeb berharap masyarakat lainnya baik di Bali maupun di Sulawesi Selatan dapat mengantispasi pemanasan global dengan konsep rumah hutan. Karena selain biayanya murah, hidup juga bisa lebih sehat.
Rencananya Zaenal Tayyeb juga akan membangun ruang hijau dan wisata alam burung, di kampung halamannya, di Sulawesi Selatan.Jy. |
Artikel Lain
|
|
|